Yayasan Lembaga Riset Ekologi (Lemrisko) melaksanakan Coaching Session dan Rapat Tahunan Wujud Peningkatan Kapasitas SDM dan Manajemen Kelembagaan pada Selasa, 6 Januari 2026 di Hotel MM UGM.
Kegiatan Coaching Session ini mengundang akademisi dan praktisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Nurul Indarti, S.E., Sivilokonom., Cand.Merc., Ph.D. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM dan Manajemen Kelembagaan Lemrisko. Rapat Tahunan ini merupakan salah satu agenda rutin akhir tahun Lemrisko guna mengevaluasi kelembagaan serta penyusunan Road Map rencana program tahunan Lemrisko.
Lembaga Riset Ekologi bekerjasama dengan PT. KPI RU-II Dumai untuk melakukan studi terkait abrasi yang terjadi, serta dampak dan respon masyarakat terhadap program Bedelau Minapolitan Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Program Bedelau Minapolitan merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit-II Dumai (PT. KPI RU-II Dumai). Program ini terfokus terhadap upaya penanggulangan isu lingkungan serta pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi dan sosial. Program ini merupakan bentuk support dari PT. KPI RU-II Dumai dalam menciptakan kawasan Minapolitan berupa pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis Kawasan yang memiliki fungsi utama ekonomi. Kawasan Minapolitan terdiri dari sentra produksi, pengolahan, pemasaran, dan kegiatan pendukung lainnya seperti pelabuhan, atau pelestarian mangrove.
Kelurahan Mundam merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Kota Dumai memiliki garis pantai sepanjang 121,12 km yang berbatasan langsung dengan Selat Rupat. Dalam beberapa tahun terkhir telah terjadi degradasi pada Kawasan pesisir kota Dumai, adanya aktifitas manusia dan perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama terjadinya abrasi dikawasan pesisir kota dumai. Melihat adanya ancaman terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial ekonomi daerah peisir pantai Kota Dumai khususnya di kelurahan Mundam, PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit-II Dumai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) telah melakukan upaya dalam pelesataian lingkungan. Pemberian program CSR diimplementasikan pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mundam Jaya, Kelompok Usaha Bersama Mundam Jaya telah terdaftar pada Dinas Perikanan Kota Dumai dengan Surat Keputusan Pengesahan Nomor 528/147/DISKAN pada Bulan Maret Tahun 2019. Jenis program yang telah diberikan pada kelompok Mundam Jaya berupa pembuatan pemecah ombak sekaligus penahan substrat lumpur, dermaga, pembibitan serta penanaman mangrove dan budidaya ikan kerapu. Hasil studi yang dilakukan oleh tim peneliti Lembaga Riset Ekologi menunjukan bahwa Rata-rata laju abrasi dalam kurun waktu tahun 1990-2024 sebesar 0,22 m/tahun dengan klasifikasi tingkat kerusakan abrasi tergolong dalam kondisi berat. Perubahan garis pantai dalam kurun waktu tahun 1990-2024 yang terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai sebesar 12,13 ha. Program Bedelau Minapolitan disambut sangat positif oleh masyarakat Kelurahan Mundam. Masyarakat menilai dengan adanya program tersebut dapat membantu mencegah abrasi lebih jauh lagi serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Besar harapan masyarakat Kelurahan Mundam program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar kualitas lingkungan, sosial, dan ekonomi Kelurahan Mundam dapat meningkat lebih baik lagi.
Lembaga Riset Ekologi (Lemrisko) merupakan lembaga riset independen berbentuk yayasan yang didirikan di Pekanbaru dan disahkan oleh notaris Akbarudin Simatupang, SH., M.KN di Pekanbaru, serta dikukuhkan melalui SK Menteri Hukum dan HAM RI. Pendirian Ecorins diinisiasi oleh para akademisi dan praktisi bidang edukasi dan lingkungan yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam edukasi, riset dan pelestarian lingkungan.
Kehadiran Lemrisko dimaksudkan untuk menghimpun dan mengelola potensi sumberdaya guna menunjang berbagai program edukasi, riset serta kemitraan terhadap bidang ekologi, konservasi dan pembangunan yang berkelanjutan. Lemrisko akan terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kontribusi terhadap keberlanjutan pengelolaan potensi sumber daya melalui kemitraan multipihak baik dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, dan komunitas lokal.