Studi Pendahuluan Pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak di Kawasan Konservasi Bersama Tim Shimizu Corporation dan Tenaga Ahli ITB

Tim Lembaga Riset Ekologi bersama dengan Tim Shimizu Corporation dan Tenaga Ahli ITB telah melakukan studi pendahuluan di areal konservasi yang mengalami tanah terkontaminasi minyak. Studi pendahuluan dilakukan untuk mengetahui kondisi umum karakteristik lahan serta keanekaragaman flora dan fauna di sekitar kawasan konservasi Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH). Studi pendahuluan dibutuhkan untuk merancang rencana kerjasama pengembangan metode pemulihan TTM yang ramah lingkungan dan ekonomi.

Teknologi yang ingin dikembangkan dalam pengelolaan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) adalah Soil Washing. Soil washing merupakan metode pemulihan TTM dengan pendekatan fisika dan kimia melalui proses reduksi volume atau miniminasi limbah dimana partikel tanah yang mengandung mayoritas kontaminan dipisahkan dari fraksi bulk tanah, atau kontaminan disisihkan dari tanah dengan larutan kimia dan di-recovery dari larutan dalam bentuk substrat padat. Rencana studi tersebut akan dikembangkan oleh Prof. Agus Jatnika Effendi dari Teknik Lingkungan ITB. Tim Lembaga Riset Ekologi berperan untuk pendampingan dan fasilitasi kegiatan studi di Provinsi Riau.