Lembaga Riset Ekologi bekerjasama dengan PT. KPI RU-II Dumai untuk melakukan studi terkait abrasi yang terjadi, serta dampak dan respon masyarakat terhadap program Bedelau Minapolitan Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Program Bedelau Minapolitan merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit-II Dumai (PT. KPI RU-II Dumai). Program ini terfokus terhadap upaya penanggulangan isu lingkungan serta pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi dan sosial. Program ini merupakan bentuk support dari PT. KPI RU-II Dumai dalam menciptakan kawasan Minapolitan berupa pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis Kawasan yang memiliki fungsi utama ekonomi. Kawasan Minapolitan terdiri dari sentra produksi, pengolahan, pemasaran, dan kegiatan pendukung lainnya seperti pelabuhan, atau pelestarian mangrove.
Kelurahan Mundam merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Kota Dumai memiliki garis pantai sepanjang 121,12 km yang berbatasan langsung dengan Selat Rupat. Dalam beberapa tahun terkhir telah terjadi degradasi pada Kawasan pesisir kota Dumai, adanya aktifitas manusia dan perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama terjadinya abrasi dikawasan pesisir kota dumai. Melihat adanya ancaman terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial ekonomi daerah peisir pantai Kota Dumai khususnya di kelurahan Mundam, PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit-II Dumai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) telah melakukan upaya dalam pelesataian lingkungan. Pemberian program CSR diimplementasikan pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mundam Jaya, Kelompok Usaha Bersama Mundam Jaya telah terdaftar pada Dinas Perikanan Kota Dumai dengan Surat Keputusan Pengesahan Nomor 528/147/DISKAN pada Bulan Maret Tahun 2019. Jenis program yang telah diberikan pada kelompok Mundam Jaya berupa pembuatan pemecah ombak sekaligus penahan substrat lumpur, dermaga, pembibitan serta penanaman mangrove dan budidaya ikan kerapu. Hasil studi yang dilakukan oleh tim peneliti Lembaga Riset Ekologi menunjukan bahwa Rata-rata laju abrasi dalam kurun waktu tahun 1990-2024 sebesar 0,22 m/tahun dengan klasifikasi tingkat kerusakan abrasi tergolong dalam kondisi berat. Perubahan garis pantai dalam kurun waktu tahun 1990-2024 yang terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai sebesar 12,13 ha. Program Bedelau Minapolitan disambut sangat positif oleh masyarakat Kelurahan Mundam. Masyarakat menilai dengan adanya program tersebut dapat membantu mencegah abrasi lebih jauh lagi serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Besar harapan masyarakat Kelurahan Mundam program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar kualitas lingkungan, sosial, dan ekonomi Kelurahan Mundam dapat meningkat lebih baik lagi.











